IEW Minta Masyarakat Jangan Mau Terprovokasi Oleh BPN
loading...
-->
loading...

Pasang Iklan Anda

IEW Minta Masyarakat Jangan Mau Terprovokasi Oleh BPN

Thursday, May 16, 2019



Sumbar.Online-Indonesia Election Watch meminta masyarakat jangan mau terprovokasi oleh keputusan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang menolak hasil penghitungan KPU yang saat ini sedang berlangsung.

Sesuai tahapan pemilu 2019, KPU akan mengumumkan hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara Nasional pada tanggal 22 Mei 2019 nanti.

Adapun terkait penolakan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yang menolak hasil penghitungan KPU yang saat ini sedang berlangsung adalah bentuk ke-tidakdewasa-an dalam berdemokrasi. Dan juga, dengan adanya seruan gerakan people power, kami kira itu sebagai bentuk penghianatan terhadap komitmen yang telah disepakati waktu kampanye damai bersama KPU. Kami menilai itu hanyalah sikap politik yang tidak siap kalah dan tidak siap berdemokrasi.

Padahal ruang demokrasi kita selama ini sudah bagus. Semua sudah ada alur dan mekanismenya. Jika menemukan kejanggalan dan kecurangan laporkan. Bukan dengan cara memprovokasi masyarakat untuk menolak hasil pemilu dan mengancam dengan gerakan people power.

Perbedaan pilihan dalam demokrasi itu merupakan hal yang biasa dan lumrah. Akan tetapi kita harus kembali bersatu setelah pemilu selesai.

Seharusnya, elit politik memberikan pemahaman ini kepada masyarakat pendukungnya. Bukan malah memprovokasi masyarakat untuk tidak percaya dengan hasil pemilu.

Adapun proses dan pelaksanan pemilu 2019 kami menilai sudah berjalan sesuai mekanisme dan aturan perundangan yang berlaku. Penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU, Bawaslu dan DKPP sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.

Maka dari itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat jangan mau terprovokasi oleh elit-elit politik yang tidak siap berdemokrasi dan tidak menerima hasil pemilu 2019.

Siapapun yang terpilih nanti yang diumumkan oleh KPU, sebagai lembaga resmi yang berhak mengumumkan hasil pemilu 2019 mari sama-sama kita hormati dan terima. Karena itu adalah hasil pilihan rakyat dari proses demokrasi yang sudah kita sepakati bersama.

Jadi menurut hemat kami apa yang diputuskan dan diumumkan oleh KPU nanti mari sama-sama kita terima dan hormati.