AMPHIBI Sumatera Barat Sambangi Daerah Yang Berdampak Banjir Bandang di Malalo
loading...
-->
loading...

Pasang Iklan Anda

AMPHIBI Sumatera Barat Sambangi Daerah Yang Berdampak Banjir Bandang di Malalo

Saturday, January 25, 2020

 SUMBAR, Malalo-Sabtu (18/1/2020), Tim DPW Aliansi Mayarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia atau yang biasa disebut dengan AMPHIBI Sumbar mendatangi titik yang dilanda banjir bandang yaitu di Jorong Tanjuang Sawah, Nagari Padang Laweh Malalo, Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.

 “Banjir bandang yang terjadi pada Jum’at subuh ini berawal dari hujan lebat yang melanda kawasan Malalo sejak Kamis (16/1/2020) malam.
kejadian tersebut mengakibatkan 6 (enam) bangunan rusak berat, 1 rusak sedang dan 3 rusak ringan serta 8 KK mengungsi. tidak hanya itu, jalan salngka danau juga putus.

Tim Amphibi bersama dengan tenaga sukarelawan lainnya ikut serta membantu membersihkan lumpur, batu dan pohon tumbang pasca musibah tersebut yang tepatnya lokasi kampung singkuang Padang parak,  sehingga lumpur dan  pohon kayu yang tumbang menutupi jalan sudah bisa dibersihkan dan di lalui

rombongan Amphibi Wilayah Sumatera Barat yang diketuai oleh Nasrul berharap semoga peristiwa ini memberikan semangat positif bagi masyarakat dan pemerintah setempat untuk lebih menjaga lingkungan sekitar dan melakukan penghijauan yang dharapkan bisa meminimalisir terulangnya kejadian yang sama di masa yang akan datang.

lebih lanjut Lingga Ananda, selaku Sekretaris  AMPHIBI Wilayah Sumbar menambahkan, “ Saudara-saudara kita masih menunggu bantuan dari kita semua baik berupa moril maupun materil untuk meringankan dampak banjir bandang tersebut, dan beliau juga menuturkan bahwah sesuai dari informasi yang di dapat dari warga Warga setempat dan juga Kondisi real di lapangan mengatakan masih ada potensi akan terjadi lagi galodo atau banjir bandang pada daerah tersebut karena masih ada potensi yang akan membuat kantung2 air di daerah atas perbukitan tersebut, dan kita harus mengambil langkah cepat untuk menghindari itu terjadi (****)