Diduga Kelelahan, Seorang Bocah Tengelam di Banjir Kanal Barat
loading...
-->
loading...

Pasang Iklan Anda

Diduga Kelelahan, Seorang Bocah Tengelam di Banjir Kanal Barat

Tuesday, March 17, 2020



Jakarta - tribunmilenial.com | -Sungai Banjir Kanal Barat kembali memakan korban, kali ini menimpa seorang bocah laki-laki bernama Andi (12) yang dikabarkan tenggelam di Sungai Banjir Kanal Barat (BKB), Jembatan Besi, Jakarta Barat, tepatnya berada di sebrang Pospol Jembatan Besi.

Kejadian bermula pada Senin (16/3/2020) sekitar pukul 15.40 WIB saat korban tengah berenang di Sungai Banjir Kanal Barat bersama lima temannya, kemudian diduga kelelahan korban tenggelam dan berteriak meminta tolong, pada saat itu juga teman-temannya yang sudah naik ke darat berusaha menolong korban akan tetapi akhirnya korban sudah tidak terlihat lagi, akhirnya mereka meminta bantuan kepada warga setempat dan warga setempat pun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.

Informasi kemudian dihimpun oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta dari Bapak Yarkoni yang merupakan anggota Squad PBI pada Selasa (17/3/2020), beberapa saat kemudian tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan SAR air lengkap. Tiba di lokasi kejadian, tim kemudian melakukan koordinasi dengan unsur yang sudah ada di lapangan. “Sudah kita kerahkan tim rescue untuk melaksanakan operasi SAR terhadap korban pagi tadi dan rencana kita akan maskimalkan pencarian dengan melakukan penyisiran melalui jalur sungai maupun jalur darat hingga sejauh 2 KM dari lokasi kejadian.” Tegas Hendra Sudirman S.E., M.Si Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator.

Beliau menambahkan bahwa pada operasi SAR hari ini, tim SAR gabungan akan dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) dimana SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan Perahu Karet dari lokasi kejadian hingga 2 KM, lalu SRU kedua melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dari lokasi kejadian hingga 1 KM, kemudian SRU ketiga akan melakukan penyelaman, bila kondisi memungkinkan di lokasi kejadian sedalan 10 Meter.

Adapun unsur yang tergabung dalam tim SAR gabungan yaitu Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Damkar Jakarta Barat, Squad PBI, Babinsa, BSM UMAT, dan SAR MTA.
Hingga saat ini pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

( Uj/Humas)