Menjelang Pemilu HMJ Sejarah, Putra dan Khalil Mendapatkan Teror & Ancaman"

Advertisement

Menjelang Pemilu HMJ Sejarah, Putra dan Khalil Mendapatkan Teror & Ancaman"

Sunday, March 15, 2020


Padang - Menjelang pemilihan ketua HMJ sejarah Fakultas ilmu sosial UNP, salah satu kandidat calon ketua dan wakil ketua mendapatkan teror dan ancaman oleh orang tidak dikenal


Melalui rilis yang di terima media Kejadian awal di mula saat Sabtu malam (14/03/2020) pukul 18.00 WIB Putra mengungkapkan "waktu itu sedang  makanan bersama temannya di kedai nasi, ada 3 orang yang tidak dikenal menghampirinya dan mengajak untuk berdiskusi,  kita menerima dan menyambutnya dengan baik, diskusi diawali dengan pertanyaan seputar tujuan dan langkah apa yang akan kita lakukan jika terpilih nantinya menjadi Ketua  Umum HMJ Sejarah. Ujar putra

"Lalu kita berusaha menjelaskannya, setelah kita menjelaskan itikad baiknya bukan disupport oleh orang yang mengajak kita diskusi akan tetapi lebih menjatuhkan  kita,"

Putra juga mengaku mendapatkan penekanan  kata ada kata yang menjatuhkan keluar dari lawan bicaranya "Sejarah terlalu besar Putra, perlu orang orang yang lebih berkompetensi untuk memimpin Jurusan ini, lebih baik Putra pertimbangkan kembali keinginan untuk maju dalam pertarungan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua HMJ Sejarah ini, Sejarah tidak cocok untuk Putra karna Putra tidak memiliki kompetensi disana dan kita rasa Putra tidaklah orang yang tepat untuk disana," kata itu yang keluar dari lawan bicara kita jelas ini sebuah intervensi, ungkap putra

Sementara pada esoknya di hari Minggu (15/03/2020) tepat pada pukul 13.00 WIB saat Khalil berada di Kampus mengakui mendapatkan perlakuan yang sama , "saya juga mendapatkan tekanan untuk mengundurkan diri, masa depan saya masih dan kuliah saja masih panjang, saya di bilang jangan sok jadi pahlawan di jurusan sejarah,

Kemudian saya juga mendapatkan ancaman "Nanti jikalau kalian menang, semua program kerja kalian saya pastikan tidak bakalan ada yang mendukung apalagi mensupportnya," ungkap khalil saat di hubungi

"jelas ini sebuah ancaman, saya juga heran apa yang menjadi ketakutan mereka terhadap kita, yang jelas kita tak akan gentar demi sebuah pencapaian kita, demi perubahan," tutup Khalil