Nasehat Ustadz Joy Primus Generasi Penerus Harus Bisa Baca Al'Qur'an

Pasang Iklan Anda

Nasehat Ustadz Joy Primus Generasi Penerus Harus Bisa Baca Al'Qur'an

Friday, March 13, 2020


TANGERANG, Tribunmilenial |-ustad muda pimpinan majlis zikir Baitul Jannah yang beralamat didesa pasir jaya kecamatan cikupa tepatnya di perumahan GPJ 3, sosok ustad muda yang sering disapa ustad joy primus yang peduli terhada anak anak muda,yang tanpa pamrih mengajarkan anak anak muda untuk belajar mengaji,

ketika awak media berkunjung ke majlis tempat ia mengajar pada jum,at 13/03/2020 disambut dengan ramah dan para santri yang belajar membaca al,quran begitu terlihat khusu dan mayoritas dikalangan anak anak remaja

Pada kesempatan tersebut Ustadz Joy menganjurkan peran krusial Al-Quran dalam kehidupan seorang muslim. “Al-Quran adalah pedoman kehidupan bagi setiap muslim. Jika Al-Quran sudah hadir di jiwanya, maka akan menjadi pedoman bagi dirinya, cek surah Al-Baqarah: 185, ”jelasnya.



Dia melanjutkan, tujuan Allah menurunkan Al-Quran pertama kali bukan sebatas bacaan atau kajian, tapi petunjuk kehidupan yang berisi seluruh umat manusia tanpa kecuali. “Berharap, jika Anda mau mengambil petunjuk Al-Quran, jangankan yang beriman, yang tak beriman pun dapat mengambil manfaat dari itu. Apalagi yang beriman, ”katanya.

Karenanya, lanjut Ustadz Joy, para sahabat menerapkan ayat-ayat Al-Quran dalam keseharian mereka. Ia mencontohkan keberhasilan Abdurrahman bin Auf, Utsman bin Affan, Umar bin Khattab, dan lain-lain yang akan memulai kegiatan kompilasi memulai hari-hari, selalu diawali dengan ayat Al Quran. Ia pun mengutip salah satu penelitian Barat, yang sering dibahas dengan Al-Quran yang mengutamakan para penghafal, kecerdasannya meningkat minimal 3 kali lipat.

“Maka imbas menjadi penerap Al-Quran ini luar biasa. Jadi saya ingin mengajak kita semua, mari kita sama-sama terlibat dalam proyek yang sangat besar ini, kita sama-sama dukung, ”jelas Ustadz Joy primus

Ia mengharapkan Al-Quran tidak hanya menggantikan menjadi hapalan saja, menerima zikrun , menggambarkan hafalan yang mengingatkan penghafalnya kepada Allah dan membimbing untuk senantiasa mengingat Allah.

“Jika hafalannya benar, maka ayat-ayat ini akan membimbing para anggota untuk terus memperbaiki dari yang tidak mendukung Allah. Karena itu, jangan sampai hanya mencetak penghafal Al-Quran saja, dapatkan penghafal yang bisa mengamalkan hapalannya dan memberikan kontribusi bagi lingkungan, ”katanya.

sopiyan