Remaja Yang Tenggelam Di Banjir Kanal Barat Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal Dunia
loading...
-->
loading...

Pasang Iklan Anda

Remaja Yang Tenggelam Di Banjir Kanal Barat Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal Dunia

Wednesday, March 18, 2020




JAKARTA, tribunmilenial.com |-Andi (12) seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai Banjir Kanal Barat, Jembatan Besi, Jakarta Barat ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Rabu (18/3/2020) sekitar pukul 08.10 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan dalam radius 3 KM dari lokasi kejadian selanjutnya dievakuasi ke rumah duka.

“Bersama-sama dengan tim SAR gabungan korban kita temukan pagi ini dalam keadaaan meninggal dunia, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan yang teribat dalam operasi SAR ini.” Tegas Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta.

Hendra juga mengucapkan turut berduka cita yang mendalam terhadap musibah yang dialami korban dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar memperhatikan anak-anaknya agar tidak bermain di sungai mengingat musim penghujan masih belum berakhir.

Sebelumnya diketahui pada Senin (16/3/2020) sekitar pukul 15.40 WIB korban tengah berenang di Sungai Banjir Kanal Barat bersama lima beas temannya, kemudian diduga kelelahan korban tenggelam dan berteriak meminta tolong, pada saat itu juga teman-temannya yang sudah naik ke darat berusaha menolong korban akan tetapi akhirnya korban sudah tidak terlihat lagi.


Pada pagi ini tim SAR gabungan melakukan pencarian korban dengan membagi tiga SRU dimana pada SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan Perahu Karet dari lokasi kejadian sejauh 2, lalu SRU kedua melakukan penyisiran menggunakan Perahu Karet dari titik 2 KM ke titik 4 KM, kemudian SRU ketiga melakukan pencarian secara visual dari lokasi kejadian sejauh 2 KM. Adapun unsur-unsur yang tergabung dalam tim SAR gabungan yaitu Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta,Damkar Jakarta Barat, Squad PBI, Babinsa Jembatan Besi, Babin kamtibmas Jembatan Besi, Satpol PP Kel. Jembatan Besi, Pramuka Perduli Jakarta Barat, Tagana Jakarta Barat, PPSU Jembatan Besi, Disaster Tambora, BSM UMAT, dan SAR MTA. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR ini resmi ditutup dan seluruh unsur kembali kekesatuannya masing-masing.

(Uj / HUMAS )