Gagal Panen Akibat Tercemar Limbah Kimia PT Adil Makmur Fajar
loading...
-->
loading...

Pasang Iklan Anda

Gagal Panen Akibat Tercemar Limbah Kimia PT Adil Makmur Fajar

Thursday, April 9, 2020


TANGERANG. Tribunmilenial.com |-Lahan Pertanian di Kp, Sukamanah Rt,03/Rw,04,Desa Budi Mulya Kecamatan Cikupa, Diduga tercemar limbah Kimia Dari Pt Adil Makmur Limbah itu diduga Ada kebocoran dari Penampungan Limbah sehingga masuk ke saluran irigasi sawah milik petani, Rabu (08/04/2020)

Informasi yang diterima Indonesiasatu.co.id dari salah seorang petani di Desa Budi mulya, Ndang, 62, pencemaran limbah sudah berlangsung cukup lama. Dampaknya tanah sawah menjadi kekuning-kuningan. Unsur hara yang sangat penting untuk kesuburan tanah juga rusak akibat limbah tersebut. Hewan-hewan kecil seperti belut, cacing, maupun mikro organisme lainnya pun tak dapat hidup. Petani mengaku sangat dirugikan dengan adanya limbah tersebut,Sehingga kami gagal panen dan Merugi

Yang dia ketahui, air limbah tersebut Tiba Tiba Sudah Masuk Ke areal Persawahan Kami. Limbah menimbulkan warna dan bau menyengat. Air limbah yang masuk ke sawah-sawah petani mengakibatkan sawah kering dan semua tanaman padi mati“Ini warnanya sampai kuning-kuning begini,” kata dia.

Kondisi yang sama juga dialami petani lain di desa tersebut. Sawahnya bahkan dipenuhi endapan air limbah.

Dia dirugikan dengan pencemaran limbah pabrik. Tanaman padi yang baru saja ditanam layu dan menguning.Dia khawatir jika tidak segera ditangani, lahan pertanian itu menjadi tidak layak lagi untuk ditanami padi.


Lomri Sekdes Desa Budi Mulya memaparkan, kami dari pihak Desa sudah mencoba mediasi namun belum ada kesepakatan, pihak perusahaan belum bisa memenuhi kemauan warga yang sawahnya terkena imbas Limbah Kimia.

"Jika nanti dari pihak perusahaan tidak ada kesepakatan serta tidak bisa memenuhi ke inginan warga kami, kemungkinan kami akan melakukan pergerakan masa."ungkap Lomri

Saat awak media mau konfirmasi ke perusahaan, pihak HRD tidak bersedia untuk di temui

yadi