Kapolda Jatim Diganti, Toha Mahsum Optimis Irjel Pol Fadhil Imran Membawa Harapan Baru Bagi Kalangan Buruh
loading...
-->
loading...

Pasang Iklan Anda

Kapolda Jatim Diganti, Toha Mahsum Optimis Irjel Pol Fadhil Imran Membawa Harapan Baru Bagi Kalangan Buruh

Sunday, May 3, 2020


Jawa Timur - Federasi Persatuan Pergerakan Buruh Indonesia ( FPPBI) Jawa timur Toha Mahsum optimis jika sosok Irjen Pol Fadil Imran bakal mampu memimpin Polda Jatim dengan baik dan menjadikan Jawa Timur aman, nyaman, serta kondusif (3/05).

Saat di hubungi Toha Mahsum mengungkapkan kepada awak media penegakan hukum bagi sektor  yang berjalan selama ini "Bagi kami di sektor buruh, upaya penegakan hukum dalam pelaksanaan undang-undang ketenagakerjaan 13 tahun 2003 dan undang - undang lainnya yang terkait dengan kesejahteraan buruh adalah ikhtiar kunci dalam hal pencapaian kesejahteraan buruh tentu saja secara perdata dan pidana, maka dinas tenaga kerja setempat menjadi pihak yang harus bertanggung jawab.

" Disamping itu, pihak kepolisian sebagai penyidik juga punya kewenangan untuk melakukan proses penegakan hukum ketenagakerjaan. Dua instansi ini bisa berjalan beriringan.

"Kepolisian harus memahami bahwa upaya penegakan hukum dalam sektor ketenagakerjaan ini adalah bagian dari usaha untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Jika pelanggaran hukum ketenagakerjaan tinggi maka tingkat protes buruh melalui aksi- aksi unjuk rasa juga akan tinggi.

"Tingginya tingkat perlawanan ini sering diperlakukan sebagai gangguan kamtibmas. Padahal harus ditarik ke akar masalahnya dulu sehingga bisa timbul protes atau unjuk rasa buruh. Lebih lanjut, semakin lemah penegakan hukum, maka kemiskinan akibat PHK dan kesejahteraan rendah juga bisa memicu meningkatnya tingkat kriminalitas di masyarakat. Ini akan menjadi beban polisi berikutnya. Oleh karenanya penegakan hukum oleh disnaker dan kepolisian harus terus di tingkatkan.

" Di jawa timur ini, masih ada penolakan terhadap laporan polisi yang disampaikan oleh buruh. Ada macam alasanya. Mulai dari diminta untuk ditangani oleh disnaker dulu atau juga dianggap belum memenuhi unsur dan diminta untuk masuk ke bagian pengaduan. Padahal dari pihak buruh melihat itu sudah memenuhi unsur pidana.

"Meskipun begitu, beberapa kasus pidana ketenagakerjaan yang dilaporkan buruh ke polisi memang di tindak lanjuti. Hanya kita berharap, untuk ke depan polisi semakin tanggap dan mau menerima laporan pidana perburuhan. Persoalan nanti dianggap tidak cukup bukti atau belum cukup unsur, itu urusan nanti ditingkat penyidik.

"Sekarang, ada pergantian kepemimpinan baru di Polda Jatim, dari bapak Luki kepada bapak Fadhil imran.

Federasi Persatuan Pergerakan Buruh Indonesia ( FPPBI) Jawa timur Berharap kepepemimpinam Fidhil Intan membawa harapan baru bagi kalangan buruh " Kita berharap kepemimpinan Polda yang baru ini bisa membawa harapan baru yang lebih baik bagi buruh di Jawa timur. Semoga disnaker dan kepolisian di Jatim bisa sama - sama optimal menegakkan hukum ketenagakerjaan sehingga buruh terlindungi hak- haknya.

" Khususnya ditengah pandemi virus covid 19 yang telah mengakibatkan banyak sekali terjadi PHK, buruh dirumahkan, upah tidak dibayar dan lain sebagainya. Ini PR yang tidak ringan untuk dihadapi kedepan. Kami selaku sektor buruh akan terus mengawal hak- hak buruh di jatim tentunya.

" Saya optimis kejadiran Irjen Pol Fadhil Imran M. Si yang memiliki banyak pengalaman dalam dunia resesrse akan dapat memberikan perlindungan hukum terhadap hak kesejahteraan buruh disini. Apalagi sebelumnya dia menjabat sebagai Sahlisosbud Kapolri. Pasti sudah banyak mempelajari potensi - potensi gejolak sosial di masyarakat dari sektor buruh,  Tutup Toha Mahsum