Dalam rangka memutus Rantai Virus Corona, BIN laksanakan Rapid Test Covid 19 secara gratis
loading...
-->
loading...

Pasang Iklan Anda

Dalam rangka memutus Rantai Virus Corona, BIN laksanakan Rapid Test Covid 19 secara gratis

Monday, June 22, 2020




Kabupaten Tangerang - Dalam  upaya  mendukung program pemeritah pusat serta daerah serta memutus rantai penularan wabah pademi virus corona BIN melakukan rapid test massal gratis.

Rapid test yang di laksanakan di wilayah halaman cituis desa sukawali,kecamatan pakuhaji,kabupaten Tangerang, Banten pada hari senin tanggal 22/06/2020.

"Dalam acara tersebut turut hadir  Brijen TNI Hendi Hendra Bayu P (Kabinda banten), Brigjen TNI Irwan Mulyana (Dir 24 BIN), Kolonel Sus Aminul Hakim (Stafsus Binda Banten),Kombespol Robert Silindur Pangaribun (Kabakdukops Binda Banten),kapolsek pakuhaji AKP Edy S,Camat pakuhaji Asmawi dan kepala desa sukawali Suparman.

Kepada awak media Kabakdukops Binda Banten KOMBESPOL Robert Silindur Pangaribun menjelaskan Rapid test massal gratis yang di laksanakan oleh BIN  bertujuan untuk memutus rantai penyebaran wabah pademi virus corona serta mendukung program pemeritah pusat dan daerah dalam menangani wabah covid 19 di wilayah propinsi banten.serta mendukung permintan bupati tangerang agar di adakan rapid test massal gratis di wilayah kabupaten tangerang karna tangerang zona merah."tegasnya.

Lebih lanjut rapid test massal gratis yang di laksanakan BIN akan menyasar wilayah zona merah tangerang selatan.

Kepada wartawan  Kapolsek pakuhaji AKP DR EDY SUPRAYITNO.SH,MH mengucapkan banyak terima kasih kepada BIN  yang telah melaksanakan rapid test massal gratis yang di laksanakan di wilayah kabupaten Tangerang.

Lebih lanjut kapolsek pakuhaji menuturkan bahwa pelaksanaan rapid test massal gratis,bertujuan untuk mendektesi penularan covid 19 sejak dini,serta untuk pencegahan dari wabah virus corona (covid 19).

Harapan kapolsek pakuhaji AKP EDY SUPRAYITNO agar supaya di wilayah pakuhaji ini tidak terinfeksi atau pun tidak ada yang terindikasi terkena covid 19."Tegas nya.

>yadi