Membendung Petahana oleh: Babay Suhendri
loading...
-->
loading...

Pasang Iklan Anda

Membendung Petahana oleh: Babay Suhendri

Monday, July 6, 2020


TRIBUNMILLENNIAL | SERANG - Kita tahu setiap kali ada momen pilkada, Petahana menjadi langganan peserta pilkada selanjutnya. Tentu peluangnya besar untuk duduk kembali. Kenapa peluangnya besar? Sudah menjadi rahasia umum, bahwa petahana sangat mudah dan kerpakali menggunakan sumber daya yang melekat dengan jabatannya. Ya misalnya saja mobilisisi aparatur, pemanfaatan APBD dan pengerahan personal atau kelompok jejaring yang melibatkan struktur pemerintah, dari Kadis sampai RT. Sehingga ini menjadi basis kekuatan Petahana.

Belum lagi modal popularitas yang sudah cukup mapan dan elektabilitas yang sangat diperhitungkan. Kelebihan lainnya Petahana sangat mudah ‘menjual’ keberhasilan selama ia menjabat. Sehingga menjadi daya tarik untuk calon pemilih.

Tetapi apakah penantang tidak memiliki peluang?, Tentu jawabanya ‘everything is possible’, dalam kontestasi politik siapapun berpeluang. Tinggal siapa yang pandai kalkulasi, planning dan eksekusinya di lapangan. Dan lagi sejauh mana penantang memiliki sumber daya, jejaring, finansial  dan tim pemenangan yang digdaya.

Lalu, apa yang menjadi peluang penantang untuk melenggang ke A1 Kabupaten Serang.  Salah satunya adalah jargon muda, dan energik menjadi kans bagus untuk mendapat hati milennial. Selain itu penantang tidak memiliki dosa politik masa lalu, Lebih bersih sehingga lebih leluasa memainkan berbagai issu.

Namun sayangnya penantang harus 3 kali lipat energinya untuk membendung petahana. Contoh saja terkait popularitas. Hari ini tak bisa dipungkiri personal branding petahan masih lebih kuat. Terkait personal branding ini tidak hanya digaungkan melalui medsos tapi ada cara lain selain itu agar menyasar ke khalayak lebih luas.

Personal branding juga akan kuat bila penantang mampu menunjukkan prestasinya dan kompetensinya. Setidaknya penantang mampu ‘mendeliver’ narasi dan visinya ke depan agar diketahui secara luas.

Dengan salah satu modal personal branding ini akan menaikan peluang bagi penantang untuk terpilih di pilkada esok.* (Habibi)