Sebanyak 90 PKL Pasar Sentiong Balaraja Di Tertibkan Satpol-PP Kab Tangerang
loading...
-->
loading...

Pasang Iklan Anda

Sebanyak 90 PKL Pasar Sentiong Balaraja Di Tertibkan Satpol-PP Kab Tangerang

Monday, August 3, 2020



Kabupaten Tangerang, -Sebanyak 90 PKL yang berjualan di sepanjang trotoar jalan pasar Sentiong wilayah desa Tobat kec Balaraja kan Tangerang Banten di tertibkan oleh  sekitar 30 anggota Satpol-PP Kab Tangerang yang di bantu oleh anggota dari Polsek Balaraja serta anggota dari Koramil Balaraja yang di laksanakan pada hari Senin tgl 03-08-2020 mulai pukul 09:00 hingga selesai.

Dalam penertiban PKL tersebut para pedagang kaki lima terlihat pasrah menyaksikan tempat  mencari nafkah untuk keluarganya di rusak dan di hancurkan oleh buldoser dan anggota satpol PP yang sedang bertugas untuk menegakkan peraturan daerah

Hasil wawancara media dengan Kabid Tramtib Um Widodo  MS terkait dengan adanya penertiban PKL mengatakan," kami sudah lakukan SOP dengan berbagai tahapan- tahapan yang sesuai dengan aturan yang kita miliki , peringatan pertama,kedua dan ketiga sudah kami berikan,dan idealnya ini di lakukan pada bulan Maret lalu tapi kami baru lakukan pada hari ini di bulan Agustus karena kendala adanya Covid 19 dan kami berharap pedagang ini masuk ke dalam pasar sehingga para pedagang tidak lagi berjualan menggunakan fasilitas umum khususnya di pasar Sentiong,dan PD pasar Sentiong ada pengembangan untuk penataan dan pemberdayaan PKL.

Masih lanjut Widodo MS ," ini bukan yang pertama kali di lakukan pada th 2015 -2017,dan 2019 sudah pernah di tertibkan karena kondisi mereka berdagang lagi di fasilitas umum dan ini yang menjadi kendala sehingga mereka harus di tertibkan." Ungkapnya

Ada sekitar 77 dari 90 pedagang yang mana mereka ini sudah dagang di dalam tapi masih dagang di luar ,di dua tempat jd keseluruhan memang harus di tertibkan kecuali pedagang yang menyatakan ada bukti memiliki sertifikat dan akte jual beli, ini yang akan kita tindak lanjuti apakah sertifikat itu hak milik atau tidak , karena th 2015 lahan ini masih kosong semuanya sampai batas sungai,ternyata ada yang menunjukkan surat sertifikat dan akte jual maka tidak di bongkar dulu saat ini tetapi ada proses dulu," pungkasnya.


Sementara dari pihak para pedagang yang di wakili oleh Udin 44 th salah satu pedagang buah mengatakan," saya jualan disini sejak saya masih kecil dan mengenai surat peringatan kami sudah terima tiga kali ,tapi kami mau pindah kemana dan sekarang siapa yang akan memberi makan anak istri saya sekarang saja anak saya masih sekolah ada yang SMA dan SMP , sudah bagus kami tidak meminta pada pemerintah harusnya pemerintah itu bersyukur karena kami berdagang sendiri,mau pindah ke dalam sudah penuh ga muat lagi soalnya yang tersedia hanya beberapa kios doang,"ujarnya.

Rin