Desa Bojong Kamal Bersama BPBD Kab.Tangerang Dan Wahana Visi Mengadakan Sosialisasi Tanggap Bencana
loading...
-->
loading...

Pasang Iklan Anda

Desa Bojong Kamal Bersama BPBD Kab.Tangerang Dan Wahana Visi Mengadakan Sosialisasi Tanggap Bencana

Sunday, September 20, 2020



Kabupaten.Tangerang - Kepala Desa Bojong Kamal sangat peduli dengan warag sekitarnya dalam penanggulangan bencana dalam kesempatan ini bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab.Tangerang dan Wahana Visi menggelar Sosialisasi/Penyuluhan Simulasi Mitigasi Bencana Tahun 2020, yang diselenggarakan di Desa Bojong Kamal Kec. Legok, Kamis (17/9/20). Kegiatan simulasi mitigasi dihadiri oleh (KABID) Kepala Bidang Kesiapsiagaan,dan Yayasan Wahana Visi dan Kapolsek, Babinsa dan Seluruh Staff Desa dan masyarakat Desa Bojong Kamal.

Sebagaimana diketahui bahwa mitigasi bencana dalam masyarakat masih sangat rendah. Hal ini menyebabkan masyarakat tidak punya kesiapsiagaan dalam menghadapinya. Realitanya, ketidaksiagaan masyarakat itu akan berdampak pada banyaknya korban, baik itu korban harta benda maupun korban jiwa. Bahkan jarang terjadi, masyarakat dengan mudah termakan isu HOAX yang justru mengakibatkan kepanikan. Oleh karena itu, masyarakat yang berada pada daerah dengan zona rawan bencana, baik itu bencana banjir, longsor, gempa bumi, bahkan tsunami perlu memahami dan mengetahui tentang mitigasi bencana.

Pada kesempatan ini, Kabid Kesiapsiagaan (BPBD) Kab.Tangerang, mengatakan bahwa masyarakat perlu disadarkan bahwa mitigasi bencana tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga menjadi tanggung jawab individu bahkan seluruh masyarakat. Kesadaran masyarakat ini harus didukung dengan pendidikan atau edukasi masyarakat, terutama untuk peningkatan pemahaman dan kesadaran terhadap fenomena alam yang mungkin saja terjadi. Proses edukasi ini dapat dilakukan melalui pertemuan atau diskusi, sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini tentu dapat dilakukan di tingkat Kelurahan atau melalui instansi pendidikan.


Kab.Tangerang mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Hal ini dikarenakan Kab.Tangerang merupakan salah satu Kabupaten dari 54 Desa dan Kelurahan dengan targetan di Th 2023 mencapai 274 Desa, yang sudah di berikan Sosialalisasi Tanggap Bencana di setiap Desa dan kelurahan Se - Kabupaten yang terkena acaman akan adanya bencana. Dengan adanya sosialisasi yang di gelar di Desa Bojong Kamal dengan adanya Kerjasama dengan Wahana Visi yang diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang sadar dan tanggap terhadap bencana. "Sosialisasi ini diberikan kepada warga dengan tujuan untuk menciptakan masyarakat yang sadar dan tanggap terhadap bencana yang dapat saja terjadi tanpa bisa diprediksi", ujarnya.


Mitigasi bencana merupakan langkah yang sangat perlu dilakukan sebagai suatu titik tolak utama dari manajemen bencana. Ada 4 (empat) hal penting dalam mitigasi bencana, yaitu, pertama, tersedia informasi dan peta kawasan rawan bencana untuk tiap jenis bencana, kedua, sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi bencana, karena bermukim di daerah rawan bencana, ketiga, mengetahui apa yang perlu dilakukan dan dihindari serta mengetahui cara penyelamatan diri jika bencana timbul, dan yang keempat, pengaturan dan penataan kawasan rawan bencana untuk mengurangi ancaman bencana.

Selain itu, perlu diadakan pelatihan-pelatihan atau kegiatan simulasi dan proses evakuasi bencana guna untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana yang harus dilakukan secara rutin, agar masyarakat lebih terbiasa, siap dan mampu dalam menolong dirinya menghindari bencana yang mungkin bisa terjadi kapan saja.

Kabid.BPBD menyampaikan bahwa peta untuk menuju titik kumpul evakuasi telah disiapkan untuk seluruh warga dan ia berharap agar peta yang telah disediakan dapat di bagi kepada ketua-ketua RT/RW, karena jika terjadi bencana mereka dapat mengarahkan seluruh masyarakat untuk mengikuti peta jalur evakuasi menuju titik kumpul evakuasi, tutupnya.

Kepala Desa Bojong Kamal Suherman, menambahkan harapan kami supaya pemerintah pada pelaksanaan nya bisa konsisten dan cepat siaga dalam hal bantuan terhadapa bencana yang kapan saja bisa terjadi jangan sampai epakuasi dan bantuan dari pemerintah turunya lambat sehingga apa yang di harapkan oleh masyarakat itu jadi terhambat akhirnya peran pemerintah kuran cepat dalam memberikan bantuan bencana yang terjadi, semoga dengan adanya Program Sosialisasi dari BPBD dan Bersinergi dengan Wahana Visi bisa lebih tanggap dan cepat dalam membantu terhadap adanya korban bencana di daerah.'Ujar, Suherman.


Kontributor : K@Yd