Panwaslu Kecamatan Koto Balingka Butuh 75 Orang Tenaga Pengawas TPS, Perekrutan Hingga 15 Oktobber 2020
loading...
-->
loading...

Pasang Iklan Anda

Panwaslu Kecamatan Koto Balingka Butuh 75 Orang Tenaga Pengawas TPS, Perekrutan Hingga 15 Oktobber 2020

Rindo Ribad
Friday, October 2, 2020



PASAMAN BARAT-Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kecamatan Koto Balingka membuka  perekrutan tenaga pengawas di tempat pemungutan suara (TPS). Adapun kuota petugas pengawas yang dibutuhkan Panwaslu Kecamatan Koto Balingka adalah 75 Orang, dimana 1 Orang /TPS. 


Nantinya mereka akan di sebar di seluruh TPS yang ada di  Kecamatan Koto Balingka. Perekrutan tenaga pengawas TPS ini akan dilakukan hingga 15  Oktober mendatang.


“Jumlah TPS di kecamatan koto Balingka sebanyak 75 TPS. Jadi jumlah PTPS (pengawas TPS) yang dibutuhkan sebanyak 75 orang yang bakal direkrut,” kata Ketua Panwaslu Kecamatan Koto Balingka Arinal Haqqi, Jumat (2/10/2020).



Untuk mengikuti proses pendaftaran PTPS ini, ada beberapa persyaratan yaitu Warga Negara Indonesia (WNI), berusia paling rendah 25 tahun, memiliki wawasan yang berkaitan dengan penyelenggaraan dan pengawasan Pemilu, serta pendidikan minimal SMA sederajat.


Selain itu, pendaftar diutamakan berasal dari kelurahan atau desa setempat, 

 Pas foto berwarna 3 x 4 sebanyak 2 lembar,  Surat pernyataan bermaterai, Sehat jasmani dan rohani (Surat keterangan sehat dari puskesmas), tidak ada ikatan perkawinan sesama penyelenggara pemilu, berani, teliti, adil dan jujur


Dikatakan Arinal Haqqi, jika waktu masa pendaftaran, penerimaan dan penelitian berkas administrasi serta wawancara akan dilangsungkan selama 13 hari, yaitu 3 Oktober sampai 15 Oktober 2020. Kemudian hasil seleksi akan diumumkan pada tanggal 28 Oktober 2020.


Nantinya nama-nama yang terpilih sebagai petugas pengawas TPS akan diumumkan pada  11 November 2020. Sedangkan pelantikan pengawas TPS akan dilakukan pada 16 November 2020.


“Bagi masyarakat di kecamatan koto Balingka, yang secara ketentuan memenuhi persyaratan, untuk menghubungi jajaran kami di tingkat kecamatan, maupun desa kelurahan untuk mendaftar sebagai PTPS,” ucapnya

(Nurhafiani)