Warga Desa Sidamukti, Ibu Jubaedah Derita Sakit Kanker Payudara Butuh Uluran Tangan
loading...
-->
loading...

Pasang Iklan Anda

Warga Desa Sidamukti, Ibu Jubaedah Derita Sakit Kanker Payudara Butuh Uluran Tangan

Sunday, October 18, 2020


Pandeglang - Terbaring tak berdaya dengan menahan terus rasa sakit yang di deritanya, Ibu Jubaedah (45) Warga Kampung Terusan Desa Sidamukti Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang Banten, sudah hampir 2 tahun menderita penyakit Kanker Payudara, akibat keterbatasan biaya hanya bisa pasrah dan sambil berdo'a meminta ada keajaiban kesembuhan dari yang maha kuasa, Minggu (18/10/2020).


Saat Awak media mendatangi kediaman ibu Jubaedah, dikatakan Tibi (49) selaku suaminya, sudah hampir 2 tahun istri saya menderita penyakit Kanker Payudara dan empat bulan belakangan ini penyakitnya bertambah parah hanya bisa terbaring tidak berdaya dengan menahan rasa sakit yang di deritanya dan hanya bisa pasrah sambil berdo'a.


Kalau berobat palingan ke orang pintar pak karena keterbatasan biaya, apalagi sekarang kan masa pandemi cari kerjaan susah biasanya kalau mulai musim bertani saya jadi kuli tani tapi sekarang belum mulai bertani, jadi bingung pak jangankan untuk berobat istri untuk makan sehari hari pun kami kekurangan," ungkapnya sambil meneteskan air mata.


Tibi pun menambahkan, saya sedih pak melihat istri merintih terus terusan menahan rasa sakit yang dideritanya apalagi sekarang sudah bertambah parah penyakit kanker payudaranya paling hanya bisa berdo'a meminta keajaiban kesembuhan dari Allah SWT.


Ditempat yang sama Mad saudara ibu Jubaedah saat di minta tanggapannya mengatakan kepada Awak Media

Memang benar pak, bibi saya menderita penyakit Kanker Payudara apalagi sekarang penyakitnya tambah parah.


Kalau berobat paling ke orang pintar Pak, 

Kalau ke rumah sakit belum pernah dikarenakan keterbatasan biaya, sebenernya sedih melihat kondisi bibi saya yang terus menahan rasa sakit, tapi apalah daya hanya bisa do'a yang saya berikan untuk bibi," tuturnya.


Sekiranya Pemerintah dan Para Dermawan mau membantu untuk pengobatan dan uluran tangan meringankan beban ibu Jubaedah yang terbaring sakit tidak berdaya," harap mad.*


(Habibi)